Hyundai umumkan teknologi sidik jari cerdas pertama di dunia untuk kendaraan

Hyundai Motor Co mengumumkan teknologi sidik jari cerdas pertama di dunia yang memungkinkan pengemudi untuk tidak hanya membuka kunci pintu, tetapi juga menghidupkan kendaraan.

Dilansir  dari situs resmi Hyundai, Senin (24/12), perusahaan berencana untuk menerapkan teknologi awal ini pada model SUV Santa Fe yang akan dirilis di pasar tertentu pada kuartal pertama 2019.

Untuk dapat membuka kunci kendaraan, pengemudi diharuskan meletakkan jari pada sensor yang terletak di pegangan pintu. Informasi sidik jari yang terenkripsi akan diidentifikasi dan dikirim ke pengontrol sidik jari di dalam kendaraan.

Pengemudi juga dapat dengan mudah menyalakan kendaraan dengan menyentuh kunci kontak yang juga dilengkapi dengan sensor pemindaian sidik jari.

Teknologi ini juga menyediakan lingkungan berkendara yang disesuaikan. Menyesuaikan informasi preferensi pengemudi dengan data sidik jari, kendaraan secara otomatis menyesuaikan posisi duduk, fitur mobil yang terhubung, dan sudut spion samping sesuai dengan pengemudi.

“Di masa depan, Hyundai Motor berencana untuk memperluas penerapan teknologi untuk memungkinkan penyesuaian suhu, posisi roda kemudi, dan banyak fitur lainnya yang akan disesuaikan dengan preferensi pengemudi,” ujar Presiden dan Kepala Riset & Pengembangan Divisi Hyundai Motor Co Albert Biermann.

“Hal ini pada akhirnya akan menawarkan pengalaman berkendara yang berkualitas bagi setiap dan semua pelanggan Hyundai,” kata Albert menambahkan.

Hyundai juga membahas masalah keamanan pada teknologi sidik jari cerdas ini. Dengan pengenalan kapasitansi, yang mendeteksi perbedaan level listrik di berbagai bagian ujung jari, teknologi sidik jari secara efisien mencegah pemalsuan dan sidik jari palsu.

Peluang teknologi untuk salah mengenali sidik jari orang lain sebagai pengemudi hanya 1 banding 50.000, yang membuatnya lima kali lebih efektif daripada kunci kendaraan konvensional, termasuk kunci pintar.

Selain itu, melalui pembelajaran sidik jari secara real-time yang didukung oleh sistem ‘pembaruan dinamis’, sistem sidik jari dapat terus meningkatkan tingkat keberhasilannya.

Hyundai akan menerapkan teknologi sidik jari di pasar tertentu dan secara bertahap berkembang ke pasar lain.

Hyundai Motor juga berencana untuk terus menerapkan teknologi yang dapat disesuaikan lainnya ke jajaran kendaraan, untuk memperkuat kepemimpinan teknologi di pasar mobilitas masa depan.

Greg Kelly akan bebas setelah pengadilan Tokyo tolak permintaan jaksa

Mantan Direktur Perwakilan Nissan Motor Greg Kelly dijadwalkan akan dibebaskan pada Selasa setelah lebih dari sebulan ditahan, ketika pengadilan Tokyo menolak permintaan jaksa penuntut untuk menahan eksekutif Amerika itu.

Dilansir Reuters pada Selasa, pengadilan Distrik Tokyo memutuskan bahwa Kelly dibebaskan, sementara Carlos Ghosn, ketua perusahaan pembuat mobil yang digulingkan, tetap ditahan. Kelly membayar secara tunai sebesar 70 juta yen (640.000 dolar AS), kata pengadilan.

Kelly pertama kali ditahan pada 19 November bersama dengan mantan bosnya karena dicurigai mengecilkan pendapatan Ghosn dalam laporan keuangan selama beberapa tahun. Baik Kelly maupun Ghosn tidak ada yang mampu membela diri di depan umum, sehingga pembebasan Kelly dapat memberinya kesempatan pertama kali untuk melakukannya.

Penangkapan keduanya telah menyentak industri mobil global dan memperkuat aliansi Nissan dengan produsen mobil Prancis Renault SA. Baik Kelly dan Ghosn tetap di dewan pembuat mobil Jepang tetapi tanpa hak perwakilan.

Penyiar publik NHK dan media Jepang lainnya yang pertama kali melaporkan bahwa pengadilan memberikan jaminan kepada Kelly.

NHK mengatakan keputusan dapat diartikan bahwa Kelly bisa dibebaskan pada Selasa pagi dari pusat penahanan, tempat kerumunan wartawan dan kru kamera berkumpul sejak pagi hari menunggu kemungkinan pembebasannya.

Jaksa mengajukan banding atas keputusan tersebut, kata pengadilan. Jaksa mengatakan mereka tidak berkomentar mengenai masalah ini.

Jika dibebaskan dengan jaminan, Kelly dapat dilarang meninggalkan Jepang atau berbicara dengan orang yang terkait dengan kasus ini, kata NHK, meskipun pengecualian dapat dibuat untuk perjalanan ke luar negeri berdasarkan kasus per kasus.

Istri Kelly, Dee Kelly, memohon pembebasan suaminya dalam sebuah pernyataan video pekan lalu. Dia mengatakan suaminya telah “salah dituduh sebagai bagian dari perebutan kekuasaan oleh beberapa eksekutif Nissan”, menambahkan bahwa suaminya dan Ghosn “sepenuhnya percaya bahwa mereka tidak melanggar hukum”, dan mengutip bahwa suaminya butuh pembedahan untuk stenosis tulang belakang.

Seorang juru bicara Nissan mengatakan pembuat mobil tidak dalam posisi untuk mengomentari hal ini.

“Investigasi perusahaan sendiri mengungkap bukti pelanggaran yang substansial dan meyakinkan, menghasilkan suara dewan dengan suara bulat untuk memberhentikan Ghosn dan Kelly sebagai ketua dan direktur perwakilan. Investigasi kami sedang berlangsung,” kata juru bicara itu.

Pengadilan yang sama pada hari Minggu memperpanjang penahanan Ghosn selama 10 hari, menyusul tuduhan baru yang membuat Nissan memikul kerugian investasi pribadi.

Ghosn ditangkap kembali pada hari Jumat (21/12) berdasarkan kecurigaan bahwa sekitar Oktober 2008 dia mengalihkan perdagangan pribadi ke Nissan untuk membuat Nissan bertanggung jawab atas 1,85 miliar yen (16,6 juta dolar AS) dalam kerugian penilaian, kata jaksa penuntut.

Jaksa juga mengatakan Ghosn telah menyebabkan kerugian pada Nissan dengan menyetor total 14,7 juta dolar AS pada empat kesempatan antara Juni 2009 dan Maret 2012 ke dalam rekening bank terkait.

Perpanjangan penahanannya itu membuat Ghosn akan tetap berada di pusat penahanan utama Tokyo, tempat ia ditahan sejak penangkapannya pada November, setidaknya hingga 1 Januari.

Survei Toyota: Pelanggan Indonesia ingin sedan model sporty

Jakarta (ANTARA News) – Executive General Manager Marketing Division PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto membeberkan hasil survei internal perusahaan mengenai tren mobil sedan di Indonesia saat ini.

Dari hasil survei tersebut diketahui bahwa pelanggan di Tanah Air kini mulai meminati model sedan dengan tampilan yang lebih sporty.

“Surveinya itu intinya, customer mobil-mobil kelas sedan itu (ingin) look-nya lebih sporty, bukan ke arah elegan lagi,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (11/12) malam.

Saat ini Toyota Indonesia memiliki tiga model sedan yang dijual, yakni New Camry, New Corolla Altis dan New Vios.

Fransiscus mengatakan pergeseran tren tersebut terjadi karena sejumlah faktor, antara lain mulai timbulnya rasa bosan pelanggan terhadap mobil sedan dengan tampilan elegan.

Selain itu, adanya peralihan peminat mobil sedan — dari kalangan tua menuju generasi muda — juga menjadi salah satu faktor pendukung. Generasi muda saat ini cenderung menyukai mobil sedan bergaya sporty, layaknya mobil-mobil sedan di Amerika serikat.

“Jadi customer yang pingin itu adalah customer yang mau (tampilan) sporty, mobilnya seperti lux, baru. Kalau elegan bosan,” ucapnya.

Namun adanya pergeseran tren pada mobil sedan ini tidak serta-merta membuat Toyota langsung bertindak responsif dengan menghadirkan sedan model sporty.

Saat ini, kata dia, Toyota Indonesia masih terus melakukan pengembangan terhadap semua model mobil, termasuk sedan. Bila peminat sedan model sporty terus tumbuh di Indonesia, tidak menutup kemungkinan pada tahun depan Toyota akan mengakomodir permintaan pasar tersebut.

Lebih lanjut Fransiscus mengatakan bahwa pada tahun depan Toyota akan menghadirkan paling tidak enam model produk baru, antara lain terdiri atas kelas Sport Utility Vehicle (SUV), Multi Purpose Vehicle (MPV), sedan dan hatchback.

Produk-produk anyar itu nantinya dapat berupa facelift (penyegaran tampilan atau penambahan fitur) maupun all-new (model mobil dengan wujud baru).

“semua model kan dikembangkan, cuma waktunya untuk kami memperkenalkannya tergantung kondisi market. Kalau kondisi marketnya enggak oke, kami juga akan hold,” ujar Franciscus.

Baca juga: Toyota luncurkan Camry berdesain anyar di Jepang

Baca juga: Sedan hibrida Lexus LS debut di Jenewa

Baca juga: Setelah 21 tahun, Toyota hadirkan sedan Century generasi III

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2018